pks sul-sel online
 
pks sul-sel online
pks sul-sel online

Agenda Kegiatan

« < September 2010 > »
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
pks sul-sel online
pks sul-sel online   pks sul-sel online
pks sul-sel online  
pks sul-sel online pks sul-sel online pks sul-sel online
 
pks sul-sel online   pks sul-sel online
pks sul-sel online  
pks sul-sel online pks sul-sel online pks sul-sel online
 
   
pks sul-sel online   pks sul-sel online
 
Ribuan Orang Padati Gedung CCC Print E-mail
Sunday, 20 July 2008

Klikpks_sulsel -  Gedung celebes convention center (CCC) jl. metro tanjung bunga,makassar, penuh dipadati ribuan massa yang terdiri dari masyarakat umum, majelis taklim se- makassar, remaja mesjid, organisasi massa islam dan kader serta simpatisan  PKS.  Kehadiran ribuan massa ini untuk mengikuti tabligh akbar menjelang Mukernas PKS di kota angin mamiri ini.  Tabligh akbar dengan tema "kepemimpinan umat menuju harapan baru", juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan lokal.

Ketua umum   Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sulsel, Najamuddin Marahamid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKS sangat peduli dalam mencari pemimpin baru yang menjadi harapan baru bangsa. “Kita mencari pemimpin yang bisa mendatangkan perubahan positif bagi bangsa dan hal itu tidak bisa kita wujudkan tanpa ada kontribusi dari semua pihak” ujarnya.

Adiyaksa Dault, Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus kader  PKS, tampil sebagai pembicara pertama. pada orasinya Adiyaksa banyak mengingatkan kader PKS  bahwa PKS lahir bukan untuk mencari kekuasaan belaka, tetapi  hadir sebagai partai dakwah yang berjuang untuk keadilan dan kesejahteraan. “Untuk itu, kita harus mencari pemimpin yang memiliki hikmah dan kebijaksanaan sesuai pancasila ,sila ke-4 yang tentunya bersumber pada ajaran agama kita” ujar Adiyaksa. “Bila pemimpin memiliki hikmah dan kebijaksanaan maka tidak akan ada lagi pemimpin yang melakukan korupsi” tambahnya.

Adiyaksa juga mengingatkan bahwa kader PKSD  tidak boleh sombong dan pamrih dalam melakukan kerjanya. “Bila kekuasaan Allah amanahkan kepada kita, baik sebagai gubernur, menteri, ataupun anggota legislatif maka jadilah pemimpin yang melayani umat, jangan menjadi pemimpin yang mau dilayani karena pemimpin itu sebenarnya adalah pelayan bagi rakyatnya” katanya disambut pekik takbir dari peserta. Tak lupa Adiyaksa menyampaikan harapannya kepada simpatisan pks untuk menetapkan hati dan tegar bersama PKS dan mengajak seluruh elemen untuk bersama berkerka, mengabdi untuk negeri.

Hal senada pun disampaikan Prof. Dr. Arifuddin Ahmad, mewakili MUI Sulsel. Beliau mengemukakan bahwa kepemimpinan umat akan terwujud bila keimanan melekat pada diri semua pemimpin.  Ust.abd. Rahman Bachmid, mubaligh nasional, yang turut hadir memberikan orasi, juga menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan umat bisa datang dari Sulawesi Selatan sebagai anak cucu Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf.

Selain para tokoh yang banyak memberikan masukkan dan semangat untuk pks ke depannya, peserta tabligh akbar pun memberikan tanggapannya terhadap PKS. Farida anggota majelis ta'lim dari Kecamatan Manggala menyatakan walaupun ia baru sekitar setahun ikut pengajian dengan PKS,  namun begitu banyak hal  bermanfaat ia dapatkan. Apalagi wilayah tempat tinggal mereka di lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) daerah Antang. Farida juga  menginginkan agar para pemimpin khususnya kader PKS yang ada di legislatif untuk selalu memperhatikan mereka.

Senada dengan Farida, Drs. Fadil arfah Zainal, juga menyatakan kebahagiaannya atas acara tabligh akbar ini karena dapat bertemu dengan saudara muslim yang lain. (DAS)

 
< Prev   Next >
 
pks sul-sel online   pks sul-sel online
 
  pks sul-sel online   pks sul-sel online